Senin, 15 September 2014

PK.T1C.Nurul.Maghfiroh.2013004031

Nama : Nurul Maghfiroh
Nim    : 2013004031
kelas  :5c

  1. Sebutkan 5 tipe pembelajaran kooperatif dan jelaskan sekilas tujuan dari masing-masing tipe! 
          Jawab :
  • Tipe jigsaw
          Jigsaw digunakan dalam pembelajaran yang mana dalam tipe ini menuntut siswa untuk belajar dalam kelompok, secara berdiskusi untuk menyelsaikan permasalahan sehingga tujuan dalam pembelajaran tercapai.
  • Tipe NHT (Number Heads Together)
         NHT digunakan untuk melibatkan siswa dalam penguatan pemahaman pembelajaran atau mengecek pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran.
  • Tipe STAD(Student Teams Achievement Divisions)
      STAD digunakan untuk mendukung dan memotivasi siswa mempelajari materi secara acak berkelompok.
  • Tipe problem posing
        Merupakan pendekatan pembelajaran yang diadaptasikan dengan kemampuan siswa dan dalam proses pembelajarannya difokuskan pada membangun struktur kognitif siswa serta dapat memotivasi siswa untuk berfikir kritis dan kreatif.
  • Tipe Problem solving
        Merupakan pendekatan pembelajaran yang menggiring siswa untuk dapat menyelsaikan masalah yang diperoleh dari guru atau teman.
Sumber: http://jumridahusni.blogspot.com/2013/06/tipe-tipe-pembelajaran-kooperatif-dan.html

2. Dalam kondisi yang bagaimana kita dapat menggunakan pembelajaran kooperatif dalam proses pembelajaran?
Jawab :
Strategi tersebut dapat digunakan manakala:
  • Guru menekankan pentingnya usaha kolektif disamping usaha individual dalam belajar.
  • Jika guru menghendaki seluruh siswa (bukan hanya siswa yang pintar saja) untuk memperoleh keberhasilan dalam belajar.
  • Jika guru ingin menanamkan bahwa siswa dapat belajar dari teman lainnya, dan belajar dari bantuan oranglain
  • Jika guru menghendaki untuk mengembangkan kemampuan komunikasi siswa sebagai bagian dari isi kurikulum.
  • Jika guru menghendaki meningkatnya motivasi siswa dan menambah tingkat partisipasi mereka.
  • Jika guru menghendaki berkembangnya kemampuan siswa dalam memecahkan masalah dan menemukan berbagai solusi pemecahan.
Sumber : Sanjaya, Wina. 2005. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.  Cet -10 hal 243

3.   Bagaimana prosedur dalam penggunaan pembelajaran kooperatif?
Jawab :
  • Penjelasan materi
Tahap penjelasan diartikan sebagai proses penyampaian pokok-pokok materi pelajaran sebelum siswa belajar dalam kelompok. Dengan tujuan siswa memahami terhadap pokok materi pembelajaran.
  • Belajar dalam kelompok
       Siswa diminta untuk belajar pada kelompok masing-masing yang telah dibentuk sebelumya secara heterogen. Pembentukan kelompok secara heterogen dengan tujuan untuk memberikan kesempatan untuk saling mengajar dan saling mendukung, dapat meningkatkan relasi dan interaksi antar ras, agama, etnis, dan gender.
  • Penilaian
       Penilaian bisa dilakukan dengan tes atau kuis, baik secara individu maupun secara kelompok. Tes individu akan memeberikan informasi kemampuan setiap siswa, tes kelompok akan memberikan informasi kemampuan setiap kelompok.
  • Pengakuan tim
        Pengakuan tim adalah penetapan tim yang di anggap paling menonjol atau tim paling berprestasi untuk kemudian diberikan penghargaan atau hadiah. Penghargaan diharapkan dapat memotivasi tim lainnya untuk terus berprestasi dan juga membangkitkan tim lain untuk lebih mampu meningkatkan prestasi mereka.
Sumber: Sanjaya, Wina. 2005. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.  Cet -10 hal 248

4.   Apa saja keunggulan dalam menggunakan strategi pembelajaran kooperatif?
Jawab :
Keunggulan
  • Melalui strategi pembelajaran kooperatif siswa tidak terlalu menguntungkan pada guru, akan tetapi dapat menambah kepercayaan kemampuan berpikir sendiri, menemukan informasi dari berbagai sumber, dan belajar dari siswa lain.
  • Strategi pembelajaran kooperatif dapat mengembangkan kemampuan menggunakan idea tau gagasan dengan kata-kata secara verbal dan membandingkannya dengan ide-ide orang lain.
  • Strategi dapat membantu anak untuk respek pada oranglain dan menyadari akan segala keterbatasannya serta menerima segala perbedaan
  • Strategi pembelajaran kooperatif dapat membantu memberdayakan setiap siswa untuk lebih bertanggung jawab dalam belajar.
  • Strategi pembelajaran kooperatif merupakan suatu strategi yang cukup ampuh untuk meningkatkan prestasi akademik skaligus kemampuan social, termasuk mengembangkan rasa harga dri, hubungan interpersonal yang positif dengan orang lain, mengembangkan ketrampilan me-menage waktu dan sikap positif terhadap sekolah.
  • Melalui strategi pembelajaran kooperatif dapat mengembangkan kemampuan siswa untuk menguji ide dan pemahamannya sendiri, menerima umpan balik. Siswa dapat berpraktik memecahkan masalah tanpa rasa takut membuat kesalahan, karena keputusan yang dibuat adalah tanggung jawab kelompoknya.
  • Strategi pembelajaran kooperatif dapat meningkatkan kemampuan siswa menggunakan informasi dan kemampuan belajar abstrak menjadi nyata.
  • Interaksi selama kooperatif berlangsung dapat meningkatkan motivasi dan memberikan rangsangan untuk berfikir. Hal ini berguna untuk proses pendidikan jangka panjang.
Sumber: Sanjaya, Wina. 2005. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.  Cet -10 hal 249

5.   Sebutkan apa saja unsure model pembelajaran kooperatif yang harus diterapkan?
Jawab:
  • Saling ketergantungan positif
  • Tanggung jawab perseorangan
  • Tatap muka
  • Komunikasi antar anggota
  • Evaluasi proses kelompok
Sumber : http://anggitaata.wordpress.com/2012/08/27pengertian-model-pembelajaran-kooperatif/