Jurnal Pembelajaran
Kooperatif
Nama : Nurul Maghfiroh
Nim : 2013004031
Prodi : Pend. Matematika /5C
1.
1.Numbered Heads Together
(NHT)
a.
Langkah-langkah
Ø Guru
membuka pembelajaran
Ø Guru memberikan materi
Ø Guru
membentuk kelompok sebanyak 4 orang
Ø Guru
memberikan nomor 1-4 dalam setiap kelompok, alat peraga dan soal untuk di
diskusikan oleh siswa.
Ø Setelah
diskusi selsai guru membahas soal yang menjadi bahan diskusi tadi dengan cara
memanggil salah satu siswa untuk mengerjakan kedepan sesuai dengan nomor undian
yang telah dipegang masing masing.
Ø Guru
menyimpulkan hasil diskusi siswa.
Ø Guru
memberikan PR
Ø Guru
menutup pembelajaran
b.
Peran Guru
Ø Guru
memberikan materi yang akan menjadi bahan diskusi terlebih dahulu.
Ø Guru
membagi kelompok menjadi 4 orang
Ø Guru
memberikan nomor undian 1-4 dalam setiap kelompok, memberikan alat peraga dan
soal untu bahan diskusi.
Ø Guru
memantau jalannya diskusi
Ø Guru
menyimpulkan hasil diskusi
Ø Guru
memberikan PR
Ø Guru
menutup pembelajaran
c.
Siswa Belajar
Ø Siswa
berkelompok 4 orang dalam setiap kelompok
Ø Siswa
berdiskusi membahas soal dan saling tukar pikiran
Ø Siswa
menampilkan hasil diskusi ke depan kelas
d.
Kebaikan
Ø Membantu
siswa untuk saling berinteraksi dan komunikasi dalam memberikan masukan dalam
diskusi.
Ø Melatih
siswa untuk mandiri dalam menyelsaikan soal.
e.
Hal-hal yang perlu
diperhatikan
Ø Kesulitan
Ø Membentuk
kelompok sendiri, tidak dibagi oleh guru saat kelompok akan menimbulkan
keganduhan dalam kelas.
Ø Yang
perlu dihindari
Ø Saat
pembagian kelompok sebaiknya guru yang menentukan biar dapat kondusif dan untuk
meminimalisirkan kecemburuan siswa.
2.
2. Rally Table
a.
Langkah-langkah
Ø Guru
membuka pembelajaran dengan salam dan bahagia
Ø Guru menyuruh
siswa untuk membentuk kelompok secara heterogen.
Ø Guru meminta
siswa untuk mereview kembali materi yang akan di pelajari seingat mereka dari
pelajaran yang pernah diterima di kelas sebelumnya
Ø Guru memberikan
soal untuk di kerjakan secara berkelompok
Ø Guru membiarkan
siswa mengerjakan soal secara berkelompok.
Ø Setelah
semua soal dikerjakan, guru membahas soal yang dikerjakan tadi didepan kelas.
Ø Pada saat
pembahasan guru meminta siswa secara acak untuk mengerjakan soal di depan.
Ø Guru mengoreksi
dan menjelaskan hasil kerjaan yang sudah
dikerjakan didepan kelas.
Ø Setelah
selsai. Guru memberikan soal untuk PR.
Ø Guru menutup
pemebelajaran.
b.
Peran Guru
Ø Guru membuka
pelajaran dan membentuk kelompok
Ø Guru memberikan
soal untuk dikerjakan secara berkelompok
Ø Guru mengawasi
siswa dalam mengerjakan soal.
Ø Guru mengkoreksi
dan menjelaskan hasil dari kerjaan siswa yang sudah dikerjkaan di depan
Ø Guru memberikan
PR
Ø Guru menutup
pembelajaran
c.
Siswa Belajar
Ø Siswa
diminta untuk mereview materi sebelumnya sebelum belajar.
Ø Siswa
mengerjakan soal secara berkelompok
Ø Siswa
mengerjakan soal didepan kelas
d.
Kebaikan
Ø Pada saat
siswa diminta untuk mereview materi pelajaran, melatih ingatan siswa sampai
mana pemahaman tentang materi yang akan dipelajari.
Ø Pada saat
siswa diminta untuk mengerjakan soal dikelas. Membantu mental siswa untuk
menampilkan hasil dari kerjaanya.
3.
3. Two Stay Two Stray (TSTS)
a.
Langkah-langkah
Ø Guru
menjelaskan sekilas tentang materi yang akan dipelajari kepada siswa
Ø Guru membagi
dalam kelompok diskusi masing-masing per kelompoknya terdiri dari 4 siswa
secara heterogen.
Ø Guru
memberikan bahan diskusi yang berbeda setiap kelompoknya untuk di pelajari.
Ø Guru
memperintahkan 2 orang dari setiap kelompok itu untuk keluar dari kelompok dan
mencari informasi dari materi dari kelompok lain secara rooling dan 2 orang
yang lain tetap stay dalam kelompoknya untuk menginformasikan ke kelompok lain
yang datang untuk mencari informasi.
Ø Setelah
2 orang yang mencari informasi tadi kembali dalam kelompoknya, dua orang yang
mencari informasi tadi menginformasikan kembali kepada 2 temannya yang tetap
stay tadi.
Ø Guru
menyimpulkan materi dari hasil diskusi tadi
Ø Guru
member soal latihan
Ø Guru
memberikan PR
b.
Peran Guru
Ø Guru
menyampaikan sekilas materi yang akan menjadi bahan diskusi
Ø Guru
membagi kelompok
Ø Guru
mengawasi dalam proses diskusi
Ø Guru
menyimpulkan hasil diskusi
Ø Guru
memberikan soal
Ø Guru
memberikan PR
c.
Siswa Belajar
Ø Siswa
memperhatikan materi yang di sampaikan guru sebelum diskusi dimulai
Ø Siswa
membentuk kelompok sesuai yang sudah ditentukan secara heterogen
Ø Siswa
berdiskusi dengan kelompoknya
Ø 2
Siswa aktif mencari informasi dari kelompok lain secara rooling
Ø 2
Siswa yang mencari informasi kembali ke kelompoknya membawa informasi dan menginformasikan
kembali kepada temannya
Ø Siswa
menjawab soal latihan dari guru
d.
Kebaikan
Ø Melatih
siswa untuk aktif dalam belajar
Ø Melatih
siswa mengembangkan pemikirannya saat berdiskusi dalam kelompoknya
Ø Melatih
siswa untuk berinteraksi dengan kawannya
Ø Saling
menumbuhkan kepercayaan dari masing-masing siswa
Ø
e.
Hal-hal yang perlu
diperhatikan
Ø Kesulitan
saat siswa mencari informasi kepada kelompok lain, itu sangat tidak kondusif
Ø Hindari
ketidak seriusan dalam berdiskusi/ngobrol sendiri
4.
4. JIGSAW
a.
Langkah-langkah
Ø Guru
memperkenalkan diri
Ø Guru
membagi kelompok secara heterogen
Ø Siswa
berkelompok dengan kelompoknya
Ø Guru
memberikan bahan diskusi yang berbeda dari setiap kelompok untuk didiskusikan
Ø Siswa
berdiskusi dengan teman sekelompoknya,
Ø Guru
mengawasi jalannya diskusi dan membantu siswa dalam berdiskusi jika ada yang
belum jelas.
Ø Dalam
kelompok tadi di bentuk kelompok ahli untuk mencari informasi materi lain dari
kelompok yang lain.
Ø Setelah
mendapatkan materi kelompok ahli tadi kembali ke kelompok asal untuk
menjelaskan apa yang telah di peroleh saat mencari informasi tadi.
Ø Setelah
semua siswa dalam kelompok tadi paham, guru memberikan test individu untuk
siswa
Ø Guru
mengumumkan hasil test individu.
Ø Guru
menutup pembelajaran
b.
Peran Guru
Ø Guru
membagi kelompok secara heterogen,
Ø Guru
membagi materi diskusi kepada siswa
Ø Guru
mengawasi jalannya diskusi
Ø Guru
memberikan test individu
Ø Guru
mengumumkan hasil test individu
c.
Siswa Belajar
Ø Siswa
aktif dalam berdiskusi
Ø Siswa
mengerjakan test individu untuk mengukur seberapa pemahaman yang telah siswa
tangkap.
d.
Kebaikan
Ø Test
individu baik untuk mengukur kemampuan siswa
Ø Dalam
berdiskusi melatih siswa untuk aktif berkomunikasi bertukar pikiran dengan
kawan dalam kelompoknya.
e.
Hal-hal yang perlu
diperhatikan
Ø Pada
saat diskusi baiknya guru memperhatikan dengan jeli bagaimana siswa dalam
belajar agar dapat kondusif suasana kelasnya.
5.
5. STAD
a.
Langkah-langkah
Ø Guru
memperkenalkan diri
Ø Guru
membagi kelompok secara heterogen dikelompokkan sesuai dari hasil prestasi
siswa
Ø Guru
memberikan materi pembelajaran secara detail, sampai siswa paham
Ø Setelah
siswa jelas, guru memberikan soal untuk di diskusikan bersama kelompoknya.
Ø Guru
membahas soal dengan meminta salah satu siswa untuk mengerjakan di papan tulis
untuk memperoleh nilai individu dalam kelompok
Ø Setelah
siswa paham betul dengan materi yang telah siswa pelajari, dan untuk mengukur
seberapa kemampuan siswa, guru memberikan tes secara individu.
Ø Setelah
selesai, guru membahas soal dengan meminta beberapa siswa untuk mengerjakan dipapan
tulis, keaktifan siswa ditulis untuk mendapatkan nilai individu siswa.
Ø Setelah
selsai, guru memberikan pengumuman dan reward kepada kelompok terbaik da siswa
terbaik.
Ø Guru
menutup pembelajaran
b.
Peran Guru
Ø Guru
aktif, membagi kelompok secara heterogen, guru menjelaskan materi yang akan di
pelajari.
Ø Guru
memberikan soal untuk didiskusikan
Ø Guru
mengawasi jalannya diskusi
Ø Guru
mmbahas soal
Ø Guru
memberi pengumuman dan reward kepada
kelompok dan siswa terbaik.
c.
Siswa Belajar
Ø Siswa
berkelompok sesuai dengan yang telah di bagi oleh guru
Ø Siswa
mendengarkan materi yang disampaikan oleh guru
Ø Siswa
melakukan diskusi kelompok
Ø Salah
satu siswa mengerjakan soal ke papan tulis sebagai bentuk keaktifan siswa
Ø Siswa
melakukan tes individu, dengan tujuan untuk mengukur seberapa pemahaman yang
telah siswa peroleh.
d.
Kebaikan
Ø Dengan
adanya penjelasan materi terlebih dahulu, membantu siswa untuk bahan diskusi
yang akan dilakukan nnati.
Ø Saat
berdiskusi melatih siswa untuk saling berinteraksi dan komunikasi untuk saling
bertukar pikiran untuk memecahkan soal .
e.
Hal-hal yang perlu
diperhatikan
Ø Sebaiknya
guru sangat memperhatikan siswa yang aktif dalam pembelajaran untuk didaftar
siapa saja yang mendapat reward di akhir pembelajaran.
Ø Guru
sebaiknya memberikan informasi terlebih dahulu jikala yang aktif akan mendapat
reward, agar siswa lebih serius dalam belajar.
6.
6. Kancing Gemerincing
a.
Langkah-langkah
Ø Guru
membuka pembelajaran dengan mengajakk siswa berdoa terlebih dahulu sebelum
pembelajaran dimulai.
Ø Guru
membagi kelompok secara heterogen, yang beranggotakan 4 orang dalam setiap
kelompoknya.
Ø Guru
meminta siswa untuk duduk dalam kelompoknya.
Ø Guru
memberikan sebuah kotak yang berisikan kancing baju (dalam bahasa jawa benik)
sejumlah banyaknya anggota dalam setiap kelompok yang mana dijelaskan oleh guru
kancing baju tersebut sebagai nyawa untuk dapat menjawab soal soal yang akan di
berikan oleh guru nantinya. Dengan tujuan memberikan ruang kepada siswa yang
kurang aktif untuk berkesempatan menjawab, karena setiap siswa hanya mendapat 1
kancing baju sehingga yang biasanya terlalu aktif dalam menjawab soal hanya
mendapat kesempatan 1 kali menjawab
saja.
Ø Guru
menyampaikan materi terlebih dahulu.
Ø Guru
melontarkan pertanyaan secara sepontan untuk dijawab secara spontan juga oleh
siswa.
Ø Cara
menjawabnya pun siswa memberikan kancing
baju yang dimiliki kepada guru jika ingin menjawab pertanyaan.
Ø Guru
menutup pembelajaran.
b.
Peran Guru
Ø Guru
membuka pembelajaran.
Ø Guru
membagi kelompok secara heterogen.
Ø Guru
menyampaikan materi pembelajaran.
Ø Guru
memberikan pertanyaan secara spontan dan harus dijawab secara spontan juga oleh
siswa yang mana siswa dapat menjawab jika masih mempunyai kancing.
Ø Guru
menutup pembeljaran.
c.
Siswa belajar
Ø Siswa
serius dalam pembelajaran pada saat penjelasan materi oleh guru.
Ø Siswa
aktif menjawab soal yang dilontarkan oleh guru.
d.
Kebaikan
Ø Pemberian
materi terlebih dahulu sangat membantu siswa untuk mengetahui informasi
pembelajaran.
Ø System
yang digunakan dengan menggunakan kancing baju tersebut sangat membantu siswa
yang kurang aktif untuk mendapatkan hak yang sama untuk menjawab pertanyaan
pertanyaan oleh guru.
e.
Hal-hal yang perlu
diperhatikan
Ø Pada
saat menentukan siapa yang mendapatkan kesempatan untuk menjawab sebaiknya guru
jangan asal menunjuk sembarang siswa saja, namun juga harus mempunyai daftar
dimana dalam daftar tersebut adalah nama-nama siswa yang kurang aktif dan
mempunyai nilai dibawah rata-rata agar dalam hal ini dapat membantu nilai siswa
yang kurang tersebut.
7.
7. Team Game Turnamen
(TGT)
a.
Langkah-langkah
Ø Guru
membuka pembelajaran dengan mengajak siswa untuk berdoa terlebih dahulu
Ø Guru
membagi kelompok secara heterogen dengan cara guru meminta siswa untuk
berhitung dari 1-4 secara bergantian.
Ø Guru
meminta siswa untuk berkumpul kepada kelompoknya sesuai nomor yang telah
didapat saat berhitung diawal tadi.
Ø Didalam
kelompok dipilih salah satu untuk menjadi ketuanya.
Ø Guru
langsung membagi LKS (lembar kerja siswa)
kepada masing masing kelompok.
Ø Guru
meminta siswa untuk berdiskusi tentang
permasalahan yang terdapat di LKS untuk diselsaikan secara berkelompok.
Ø Setelah
selsai berdiskusi, ketua kelompok/perwakilan dari masing-masing kelompok
diminta untuk maju kedepan.
Ø Didepan
siswa diminta untuk mengikuti turnamen, yang mana sistemnya lempar-lemparan
point. Perwakilan kelompok 1 membacakan soal untuk dijawab sendiri, guru
melemparkan ke perwakilan kelompok 2 untuk menjawab, dilempar lagi ke
perwakilan kelompok 3 dan yang menentukan jawaban yang bener yang mana adalah
perwakilan dari kelompok 4. Begitu lah seterusnya memutar searah dengan arah
jarum jam.
Ø Jika dapat menjawab mendapatkan 1 point dan
yang gagal menjawab harus memberikan point kepada siswa lain yang memberikan
pertanyaan.
Ø Setelah
turnamen selsai, guru mengumumkan hasil dari kerja kelompok yang mengerjakan
LKS dan pendapatan skor saat turnamen.
Ø Yang
mana peringkat dikelompokkan dari tinggi-rendah
seperti super team, greet team, dan good team.
Ø Guru
menutup pembelajaran.
b.
Peran Guru
Ø Guru
membuka pembelajaran
Ø Guru
membagi melompok
Ø Guru
membagi LKS kepada masing-masing kelompok
Ø Guru
mengawasi saat berdiskusi berlangsung
Ø Guru
meminta perwakilan dari kelompok untuk melakukan turnamen
Ø Guru
memandu jalannya turnamen
Ø Guru
mengumumkan hasil diskusi dan hasil turnamen dengan reward berupa nilai/skor
Ø Guru
menutup pembelajaran
c.
Siswa belajar
Ø Siswa
akif dalam permainan gamenya.
Ø Siswa
menikmati pembelajaran seperti ini, karena ada semacam game yang berhubungan dengan materi yang
dipelajari, yang mana biasanya siswa lebih cepat menangkap informasi kalau di
selingi dengan permainan.
d.
Kebaikan
Ø Melatih
siswa untuk dapat berkomunikasi dan berbagi pengetahuan dalam menyelsaikan
permasalahan yang tersedia.
Ø Membantu
siswa untuk meningkatkan minat balajarnya.
e.
Hal-hal yang perlu
diperhatikan
Ø Dalam
tipe ini sebenernya sudah bagus dan asik untuk pembelajaran, namun kenapa yang
bermain game pada saat turnamen hanya perwakilan dari kelompok saja. Sehingga
anggota kelompok yang lain pada saat turnamen hanya menjadi pemandu sorak saja.
Ø Pada
saat turnamen menjadikan kelas semakin tidak kondusif, karena anggota yang lain
ada yang ngobrol sendiri tidak memperhatikan jalannya turnamen.
8.
8. Think Talk Write (TTW)
a.
Langkah-langkah
Ø Guru
membuka pembelajaran dengan mengajak siswa untuk berdoa terlebih dahulu sebelum
pembelajaran dimulai.
Ø Guru
membagi kelompok secara heterogen, dengan cara meminta siswa untuk berhitung
1-7 secara bergantian.
Ø Guru
meminta siswa untuk berkelompok sesuai dengan nomor yang diterima pada saar
berhitung tadi.
Ø Guru membagikan
LKS untuk didiskusikan dalam kelompoknya.
Ø Setelah
selsai berdiskusi, guru membahas materi yang telah didiskusikan tadi dengan
cara guru meminta siswa untuk menyebutkan apa hasil diskusi terkait dengan
soalnya.
Ø Guru
menutup pembelajaran
b.
Peran Guru
Ø Guru
membuka pembelajaran.
Ø Guru
membagi kelompok
Ø Guru
membagikan LKS kepada setiap kelompok untuk didiskusikan
Ø Guru
mengawasi jalannya diskusi
Ø Guru
membahas hasil diskusi dengan cara menanyakan kepada siswa agara siswa aktif
menjawab.
Ø Guru
menutup pembelajaran.
c.
Siswa belajar
Ø Siswa
aktif mengikuti diskusi
Ø Siswa
aktif dalam menjawab pada saat pembahasan bersama guru
d.
Kebaikan
Ø Melatih
siswa untuk dapat berkomunikasi dan berbagi pengetahuan dalam menyelsaikan permasalahan
yang tersedia.
Ø Membantu
siswa untuk meningkatkan minat balajarnya.
Ø Dalam
pembahasan oleh guru sangat membantu siswa untuk menambah informasi tekait
dengan materi yang di pelajari.
e.
Hal-hal yang perlu
diperhatikan
Ø Sebaiknya
guru menekankan siswa untuk serius dan aktif pada saat pembahasan.
Ø Sebaiknya
guru memberikan semacam reward untuk memancing siswa agar lebih aktif dalam
pembelajaran.